medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Cek Fakta

    Waspada Penipuan Link Bantuan Insentif Guru Tahun 2026

    2 min read

    -
    Waspada Penipuan Link Bantuan Insentif Guru Tahun 2026

    Agus FauzanPenulis| Miranda GojaliEditor

    HARIANEXPRESSWaspada Penipuan Link Bantuan Insentif Guru Tahun 2026. Muncul tautan palsu pendaftaran bantuan insentif guru 2026 senilai Rp21 juta. Simak hasil cek fakta lengkapnya agar terhindar dari modus penipuan phishing.

    Waspada Penipuan Link Bantuan Insentif Guru Tahun 2026

    Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran informasi palsu yang mencatut nama instansi pemerintah. Baru baru ini muncul sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim adanya program bantuan insentif bagi guru.

    Unggahan tersebut menyebarkan tautan pendaftaran yang menjanjikan uang tunai dalam jumlah besar.

    Akun Facebook bernama BUMN pada Kamis 22 Januari 2026 menyebarkan informasi tersebut dengan narasi sebagai berikut:

    "Pendaftaran Online Program Bantuan Insentif Untuk Semua Guru ASN/PNS & INFO TASPEN (PENSIUNAN) Pemerintah kembali menyalurkan bantuan INSENTIF GURU ASN, PNS, senilai 21.000.000 raih peluang di tahun 2026 ! DAPATKAN SEKARANG INFO SELENGKAPNYA BURUAN DAFTAR ONLINE 👇 👇"

    Narasi ini jelas menarik perhatian karena nominal bantuan yang fantastis. Namun Tim Pemeriksa Fakta Mafindo atau TurnBackHoax segera melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut.

    Hasil Cek Fakta Penelusuran Tautan

    Tim pemeriksa fakta memeriksa tautan yang tercantum dalam unggahan tersebut. Penelusuran juga menyasar sumber resmi dari pemerintah serta instansi pendidikan yang menangani program insentif guru. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tautan tersebut bukan merupakan situs resmi milik pemerintah.

    Tautan itu justru mengarahkan pengguna ke sebuah laman berisi formulir daring. Formulir tersebut meminta data pribadi yang sangat sensitif seperti nama lengkap dan nomor kontak. Praktik semacam ini merupakan indikasi kuat dari aksi phishing atau pencurian data pribadi.

    Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi maupun dinas pendidikan setempat menyatakan tidak pernah merilis tautan pendaftaran tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa pendaftaran bantuan resmi selalu melalui kanal informasi resmi instansi terkait.

    Informasi serupa pernah mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Melansir dari Antara.com dalam artikel berjudul “Kemendikdasmen imbau waspadai laman palsu seputar bantuan insentif” yang tayang Senin 1 September 2025 menyebutkan bahwa pihak kementerian meminta para guru untuk selalu waspada. Kemendikdasmen mengingatkan bahaya laman palsu yang berpotensi melakukan tindakan kriminal siber.

    Kesimpulan

    Informasi mengenai tautan pendaftaran bantuan insentif untuk guru tahun 2026 adalah konten tiruan atau impostor content. Tautan tersebut tidak memiliki kaitan dengan kanal resmi pemerintah.

    Masyarakat sebaiknya tidak mengeklik tautan sembarang atau memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

    Seluruh program bantuan pemerintah akan selalu diumumkan melalui situs resmi berakhiran go.id atau akun media sosial resmi yang memiliki centang biru. Tetaplah kritis dalam menerima informasi agar tidak menjadi korban penipuan digital yang merugikan.

    Publikasi asli artikel ini tercatat pada tanggal 28 Januari 2026 melalui kanal CekFakta sebagai bagian dari upaya kolaboratif melawan misinformasi di Indonesia. Pastikan Anda selalu memverifikasi setiap kabar yang beredar sebelum membagikannya kepada orang lain.

    Rujukan

    1. https://www.antaranews.com/berita/5079529/kemendikdasmen-imbau-waspadai-laman-palsu-seputar-bantuan-insentif
    2. https://web.archive.org/save/
    3. https://www.facebook.com/story.php?
    4. Publish date : 2026-01-28
    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS