Hoaks Pendaftaran CPNS Polisi Kehutanan 2026, KLHK Beri Penjelasan
Muklis PurwantoPenulis | Yanuar ZhaldyEditor
HARIANEXPRESS – Hoaks Pendaftaran CPNS Polisi Kehutanan 2026, KLHK Beri Penjelasan. Beredar kabar bohong mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Polisi Kehutanan 2026. Simak fakta selengkapnya agar tidak terjebak modus penipuan data pribadi.
Waspada Hoaks Pendaftaran Seleksi CPNS Polisi Kehutanan 2026
Dunia digital kembali riuh dengan persebaran informasi palsu atau hoaks yang menyasar para pencari kerja. Kali ini sebuah narasi mengeklaim bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atau kini bertransformasi dalam nomenklatur baru Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk posisi Polisi Kehutanan (Polhut) tahun 2026.
Informasi yang beredar luas di berbagai platform media sosial tersebut mencatut nama instansi resmi untuk meyakinkan calon pelamar. Namun Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan bahwa kabar tersebut tidak berdasar dan merupakan bentuk penyesatan informasi yang patut masyarakat waspadai.
Narasi Palsu yang Beredar Luas
Berdasarkan pantauan pada Januari 2026, sejumlah akun di media sosial menyebarkan unggahan yang berisi pengumuman rekrutmen besar besaran. Narasi tersebut menyebutkan bahwa pemerintah membuka ribuan formasi Polisi Kehutanan untuk lulusan SMA sederajat hingga sarjana.
Beberapa unggahan bahkan menyertakan tautan atau link yang diklaim sebagai pintu pendaftaran resmi. Pesan tersebut seringkali dibumbui dengan kalimat ajakan yang mendesak agar masyarakat segera mendaftar sebelum kuota penuh atau batas waktu berakhir. Tujuannya tidak lain adalah untuk menarik perhatian sebanyak mungkin pengguna internet.
Hasil Penelusuran dan Fakta Lapangan
Tim Cek Fakta Kompas.com segera melakukan langkah verifikasi untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut. Langkah pertama adalah memeriksa kanal komunikasi resmi milik Kementerian Kehutanan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hingga tanggal 27 Januari 2026, tidak ada satu pun pengumuman resmi yang menyatakan pembukaan seleksi CPNS untuk formasi Polisi Kehutanan. Laman resmi kementerian maupun akun media sosial yang terverifikasi tidak memuat informasi terkait jadwal pendaftaran maupun rincian formasi untuk tahun anggaran 2026.
Klarifikasi juga datang dari pihak otoritas kepegawaian. Pemerintah menegaskan bahwa proses pengumuman seleksi CPNS selalu melewati prosedur resmi dan terpusat melalui satu pintu. Segala bentuk pengumuman yang muncul di luar kanal resmi pemerintah merupakan informasi liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Penjelasan Resmi Pemerintah
Menanggapi kegaduhan ini, instansi terkait memberikan pernyataan tegas untuk memutus rantai persebaran hoaks tersebut. Pihak kementerian mengimbau agar masyarakat hanya memercayai informasi yang berasal dari sumber otoritatif.
"Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan CPNS Kementerian Dalam Negeri," demikian imbauan Kemendagri, pada 14 Januari 2026, yang juga senada dengan situasi di kementerian lain termasuk Kemenhut terkait isu serupa.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh juga memberikan pernyataan resmi guna menepis rumor yang berkembang. Beliau menekankan bahwa pemerintah belum memulai tahapan rekrutmen untuk tahun 2026 secara resmi kepada publik.
"Belum ada pembukaan tes CPNS. Itu hoaks ya," kata Zudan, saat dihubungi Kompas.com, pada Rabu (21/1/2026).
Pernyataan ini mempertegas bahwa segala tautan pendaftaran yang beredar saat ini adalah palsu. Masyarakat perlu memahami bahwa pendaftaran CPNS hanya menggunakan satu portal nasional yaitu Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh BKN.
Modus Penipuan dan Pencurian Data
Di balik persebaran hoaks ini, terdapat ancaman serius bagi keamanan data pribadi masyarakat. Tim Cek Fakta menemukan bahwa tautan yang menyertai unggahan hoaks tersebut mengarah pada situs web tidak resmi.
Situs-situs tersebut biasanya meminta pengunjung untuk mengisi data sensitif seperti Nama Lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat tempat tinggal, hingga nomor telepon atau akun Telegram. Modus ini dikenal dengan istilah phishing.
Para pelaku kejahatan siber menggunakan data tersebut untuk berbagai tujuan ilegal, mulai dari membobol akun perbankan hingga menjual data pribadi ke pihak ketiga. Oleh karena itu, mengeklik tautan sembarangan sangat berbahaya bagi keamanan digital Anda.
Cara Mengenali Informasi Resmi CPNS
Sebagai upaya mitigasi agar tidak menjadi korban hoaks di masa depan, masyarakat perlu mengenali ciri ciri informasi resmi rekrutmen negara sebagai berikut:
- Alamat Situs Resmi: Pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui domain resmi pemerintah yang berakhiran .go.id, seperti sscasn.bkn.go.id atau laman resmi kementerian terkait.
- Tanpa Biaya: Proses rekrutmen CPNS sama sekali tidak memungut biaya pendaftaran. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, maka itu dipastikan penipuan.
- Pengumuman Serentak: Biasanya pengumuman seleksi dilakukan secara serentak dan diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta BKN.
- Cek Melalui Kanal Terverifikasi: Selalu periksa tanda centang biru pada akun media sosial instansi pemerintah saat menerima informasi.
Kesimpulan
Informasi yang menyebutkan bahwa Kementerian Kehutanan membuka pendaftaran CPNS Polisi Kehutanan pada Januari 2026 adalah tidak benar atau hoaks. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terburu buru membagikan informasi yang belum jelas sumbernya.
Selalu lakukan kroscek mandiri atau pantau kanal cek fakta untuk memverifikasi setiap informasi yang beredar di media sosial. Lindungi data pribadi Anda dengan tidak memasukkan informasi penting ke dalam situs yang mencurigakan.
Data Publikasi:
- Sumber: Kompas.com
- Tanggal: 27 Januari 2026
- Kategori: Cek Fakta / Hoaks

Harap berkomentar yang sopan dan sesuai topik, komentar berisi spam akan dimoderasi. Terima kasih
Permintaan ralat dan koreki berita di sini.