medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Global News

    Harga Minyak Tertekan Setelah Meredanya Ketegangan Global, Pasar Merespons Positif

    "Harga minyak turun sekitar 2% akibat meredanya ketegangan geopolitik, dengan dampak positif terhadap pasar global."

    1 min read

    -
    Harga Minyak Tertekan Setelah Meredanya Ketegangan Global, Pasar Merespons Positif

    HARIANEXPRESS – Pasar minyak global mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, dengan harga minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) tercatat turun sekitar 2%. Penurunan ini terjadi akibat meredanya ketegangan geopolitik yang sebelumnya mendorong kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan minyak global.

    Harga minyak Brent futures turun sebesar 1,8%, yang akhirnya berada di level $64,06 per barel. Di sisi lain, harga minyak WTI mengalami penurunan lebih tajam, yakni 2,1%, dengan harga yang ditetapkan pada $59,36 per barel, mencapai titik terendah dalam satu minggu terakhir. Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap berbagai perkembangan positif yang mengurangi ketegangan geopolitik global.

    Salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga minyak adalah kesepakatan antara Amerika Serikat dan NATO yang memberi AS akses penuh dan permanen terhadap Greenland. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat posisi strategis di wilayah Arktik, mengingat adanya ancaman potensial dari Rusia dan China. Keputusan ini mengurangi kekhawatiran tentang ketidakstabilan yang mungkin memengaruhi suplai energi global.

    Selain itu, pernyataan Donald Trump yang menunjukkan pendekatan yang lebih lunak terhadap Iran turut memberikan dampak positif. Trump menyatakan bahwa sikap tersebut akan tetap bergantung pada keputusan Iran untuk tidak melanjutkan program nuklir mereka. Kewaspadaan terhadap potensi eskalasi di Timur Tengah pun berkurang, yang turut membantu meredakan ketegangan pasar minyak.

    Meredanya ketegangan geopolitik ini, terutama terkait dengan perang Rusia-Ukraina dan hubungan internasional lainnya, turut mendorong pasar global untuk bereaksi positif. Investor mulai menunjukkan optimisme bahwa pasokan energi akan tetap terjaga, meskipun ada ketegangan di beberapa titik dunia. Dampak dari ini adalah penurunan harga minyak yang cukup terasa di pasar global, memberikan angin segar bagi perekonomian yang sebelumnya terbebani oleh harga energi yang tinggi.

    Ke depan, para pemimpin NATO menekankan pentingnya komitmen keamanan yang lebih besar di wilayah Arktik sebagai respons terhadap ancaman dari Rusia dan China. Meskipun harga minyak saat ini mengalami penurunan, situasi geopolitik yang terus berkembang akan tetap memengaruhi fluktuasi harga energi global. Oleh karena itu, pengawasan terhadap perkembangan politik dan diplomatik di wilayah strategis seperti Arktik dan Timur Tengah akan terus menjadi fokus utama dalam menentukan arah pasar minyak dunia.

    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS