medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Cek Fakta

    Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel? Ini Faktanya

    2 min read

    -
    Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel? Ini Faktanya

    Agus FauzanPenulis | Miranda GojaliEditor

    fakta-biaya-bongkar-tiang-monorel-dki

    HARIANEXPRESSRp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel? Ini Faktanya.

    Pemprov DKI tidak habiskan Rp100 miliar hanya untuk bongkar tiang monorel. Biaya bongkar sebenarnya Rp254 juta. Simak penjelasan lengkapnya.

    Viral Klaim Biaya Bongkar Tiang Monorel Rp100 Miliar

    Sebuah unggahan Facebook viral menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghabiskan dana Rp100 miliar hanya untuk membongkar tiang monorel yang mangkrak selama 20 tahun di Jakarta. Narasi itu menyebut pembongkaran sebagai pemborosan anggaran. Unggahan tersebut mempertanyakan logika pengeluaran besar untuk aktivitas yang dianggap sederhana.

    Namun fakta di lapangan berbeda. Setelah di cek dan melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim tersebut. Hasilnya menunjukkan informasi viral itu tidak akurat dan termasuk disinformasi.

    Fakta Sebenarnya dari Gubernur DKI

    Pemprov DKI Jakarta memang memulai penataan kawasan Kuningan sisi timur sepanjang 3,6 kilometer pada Rabu 14 Januari 2026. Proyek ini meliputi pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan klarifikasi resmi terkait anggaran proyek.

    Pramono Anung menegaskan biaya pembongkaran tiang monorel hanya sekitar Rp254 juta. Angka Rp102 miliar yang beredar merupakan total biaya penataan kawasan secara menyeluruh. Dana itu tidak hanya untuk membongkar struktur lama tetapi mencakup banyak pekerjaan infrastruktur.

    Rincian Anggaran Penataan Kawasan

    Total anggaran Rp102 miliar dialokasikan untuk berbagai kegiatan pembangunan. Proyek ini meliputi perbaikan badan jalan dan saluran air. Tim juga melebarkan trotoar agar ramah pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Pemerintah meningkatkan sistem penerangan jalan umum di sepanjang koridor.

    Penataan kawasan juga mencakup pengembangan taman dan perlengkapan jalan. Tim melakukan penyesuaian geometrik jalan untuk kelancaran arus lalu lintas. Pemprov membangun halte sebagai pendukung transportasi publik terintegrasi. Selain itu proyek ini memperbarui tiang penerangan jalan umum dengan konsep modern.

    Gubernur Pramono Anung menyatakan proyek ini berjalan secara tertib taat hukum dan transparan. KPK mendampingi pelaksanaan kegiatan ini. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta juga memberikan dukungan pengawasan.

    Mengapa Tiang Monorel Mangkrak 20 Tahun

    Proyek monorel Jakarta pertama kali direncanakan pada awal 2000-an. Pembangunan sempat dimulai namun terhenti karena berbagai kendala teknis dan hukum. Tiang-tiang beton berdiri tanpa fungsi selama dua dekade mengganggu estetika kawasan bisnis strategis Jakarta.

    Keberadaan struktur mangkrak ini menghambat pengembangan infrastruktur transportasi modern. Pembongkaran menjadi langkah awal revitalisasi koridor HR Rasuna Said sebagai pusat bisnis internasional.

    fakta-biaya-bongkar-tiang-monorel-dki

    Pentingnya Literasi Digital

    Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikan konten di media sosial. Angka besar seperti Rp100 miliar mudah menarik perhatian publik namun sering kali tidak disertai konteks lengkap. Masyarakat perlu kritis terhadap narasi yang menyudutkan penggunaan anggaran negara.

    Pemprov DKI Jakarta membuka akses informasi publik terkait proyek ini melalui situs resmi jakarta.go.id. Transparansi anggaran menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

    Proyek penataan kawasan Kuningan diharapkan selesai sesuai jadwal. Hasilnya akan meningkatkan kualitas ruang publik dan mendukung mobilitas warga Jakarta. Pembongkaran tiang monorel hanyalah langkah awal dari transformasi kawasan yang lebih luas.

    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS