LEMBAGA FALAKIYAH PBNU RILIS RINGKASAN AWAL RAMADHAN 1447 H, PENETAPAN MENUNGGU HASIL ISBAT PEMERINTAH
"Lembaga Falakiyah PBNU merilis ringkasan awal Ramadan 1447 H. Penetapan resmi menunggu hasil sidang isbat pemerintah RI bersama ormas Islam."
Jakarta,HarianExpress – Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali merilis informasi resmi terkait posisi hilal dan potensi awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Rilis tersebut disampaikan sebagai panduan awal bagi umat Islam di Indonesia, khususnya warga Nahdliyin, dalam menyambut datangnya bulan penuh berkah.
Dalam ringkasan yang diterbitkan PBNU, disebutkan bahwa tanggal 29 Sya’ban 1447 H dalam kalender hijriyah Nahdlatul Ulama bertepatan dengan Selasa Kliwon, 17 Februari 2026 M.
Berdasarkan hasil perhitungan astronomi (hisab), ijtima’ atau konjungsi Bulan dan Matahari terjadi pada malam Rabu Legi pukul 19.02.02 WIB. Kondisi ini menunjukkan bahwa saat waktu rukyatul hilal, posisi hilal di wilayah Indonesia masih berada di bawah ufuk.
Tinggi hilal mar’i di Indonesia pada 29 Sya’ban 1447 H bervariasi antara minus 3 derajat 12 menit hingga minus 1 derajat 41 menit. Posisi tersebut menandakan bahwa hilal belum memenuhi kriteria imkan rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU).
Dengan kondisi tersebut, kedudukan hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada zona istihalah al-rukyah atau belum memungkinkan untuk dilakukan pengamatan hilal secara valid.
Lembaga Falakiyah PBNU juga menegaskan bahwa penetapan resmi awal Ramadhan 1447 H tetap menunggu ikhbar atau pengumuman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama setelah pelaksanaan sidang isbat pemerintah.
Namun demikian, berdasarkan hasil perhitungan yang ada, awal Ramadhan 1447 H berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 M, yang dimulai sejak malam Kamis.
PBNU mengajak seluruh umat Islam untuk tetap menunggu keputusan resmi pemerintah serta menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Rilis tersebut ditandatangani oleh Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, Drs. KH. Siril Wafa, MA, bersama Sekretaris H. Asnuri Mansur, M.Kom.
Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat mempersiapkan diri secara spiritual maupun sosial dalam menyambut Ramadhan dengan penuh khidmat, kebersamaan, dan semangat meningkatkan ibadah.

Please comment related to topic.