medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Global News

    Moscow Pantau Situasi Ketegangan Terkait Greenland: Trump Dituduh Abaikan Hukum Internasional

    "Rusia kecam ancaman Trump terhadap Greenland, memantau situasi ketegangan internasional yang melibatkan hukum dan keteguhan pertahanan"

    2 min read

    -
    Moscow Pantau Situasi Ketegangan Terkait Greenland: Trump Dituduh Abaikan Hukum Internasional

    HARIANEXPRESS - Ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk merebut Greenland dari Denmark mendapat tanggapan keras dari Rusia. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu, 17 Januari, juru bicara Kremlin, Dmitri Peskov, menilai langkah Trump sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan dapat menambah ketegangan internasional. Moskow menegaskan bahwa situasi ini harus dipantau secara ketat, mengingat peran penting Greenland dalam geopolitik Arktik dan kepentingan global yang lebih luas.

    Rusia telah lama memposisikan diri sebagai kekuatan utama di wilayah Arktik, yang kini semakin menjadi perhatian dunia seiring dengan mencairnya es di wilayah tersebut. Sebagai respons terhadap situasi yang dipicu oleh ancaman Trump, Kementerian Luar Negeri Rusia mengumumkan rencana untuk memperkuat kemampuan pertahanan di Arktik. Peningkatan militer ini ditujukan untuk memastikan bahwa Rusia tetap dapat mengamankan kepentingan nasionalnya di kawasan yang kaya akan sumber daya alam tersebut.

    Peskov juga menegaskan bahwa negara-negara besar harus bekerja sama dalam menjaga stabilitas kawasan Arktik. "Kami akan terus memantau perkembangan ini bersama seluruh dunia. Tidak ada negara yang dapat secara sepihak memutuskan masa depan wilayah yang menjadi milik negara lain," tambahnya.

    Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat menuduh Rusia dan China memperburuk ketegangan di sekitar Greenland. Amerika berargumen bahwa aktivitas kedua negara di wilayah tersebut meningkatkan eskalasi yang tidak dapat diterima. Namun, Rusia dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa aktivitas militer mereka di Arktik bersifat defensif dan sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.

    Ketegangan ini mencerminkan pergeseran besar dalam hubungan internasional di wilayah Arktik, yang semakin menjadi ajang persaingan geopolitik. Dengan perubahan iklim yang mempengaruhi lapisan es, kawasan ini kini memiliki relevansi strategis lebih besar, baik dalam hal sumber daya alam maupun jalur pelayaran yang semakin terbuka.

    Moskow tidak sendirian dalam kekhawatiran ini. Banyak negara lain, termasuk negara-negara Nordik dan anggota NATO, juga menilai ancaman Trump sebagai langkah yang bisa memicu ketidakstabilan lebih lanjut. Dalam beberapa tahun terakhir, Greenland telah menjadi titik perhatian dalam konflik geopolitik besar, dengan beberapa negara berusaha meningkatkan pengaruh mereka di kawasan tersebut.

    Dengan situasi yang semakin memanas, dunia kini menunggu langkah berikutnya dari Trump dan bagaimana komunitas internasional akan meresponsnya. Sementara itu, Rusia terus memperhatikan perkembangan ini dengan cermat, siap untuk memperkuat posisinya di Arktik jika diperlukan.

    Ancaman terhadap Greenland menandai salah satu babak baru dalam ketegangan internasional yang melibatkan negara besar. Dalam menghadapi situasi ini, Rusia mengingatkan pentingnya menghormati hukum internasional dan menunjukkan komitmennya untuk memperkuat posisi di Arktik. Sebagai negara yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut, Rusia menegaskan akan terus memantau langkah-langkah yang diambil oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain terkait nasib Greenland.

    Ketegangan ini tidak hanya mempengaruhi hubungan AS-Rusia, tetapi juga berpotensi merubah peta geopolitik global di masa depan. Semua pihak kini harus bersiap untuk menghadapi dampak yang lebih luas dari ambisi tersebut.

    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS