Presiden Prabowo ke Eropa Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
"Presiden Prabowo bertolak ke Inggris dan Swiss untuk memperkuat kemitraan strategis dan melakukan diplomasi ekonomi global di WEF Davos"
HARIANEXPRESS – Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan kerja ke Eropa pada Senin 20 Januari 2026. Kunjungan ini akan membawanya ke dua negara yaitu Inggris dan Swiss. Agenda utamanya adalah memperkuat kemitraan strategis dan melakukan diplomasi ekonomi global di World Economic Forum (WEF) Davos.
Rombongan Presiden Prabowo lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 09.00 WIB. Presiden didampingi oleh beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju termasuk Menteri Luar Negeri Menteri Perdagangan dan Menteri Investasi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan peran Indonesia di panggung internasional. Presiden Prabowo berusaha memperluas pasar ekspor Indonesia dan menarik investasi asing untuk pembangunan nasional.
Presiden Prabowo akan mengunjungi Inggris selama dua hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Swiss. Di Inggris Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.
Pertemuan ini akan membahas berbagai isu bilateral termasuk kerja sama ekonomi keamanan dan pendidikan. Indonesia dan Inggris memiliki hubungan historis yang kuat dan terus mengembangkan kemitraan strategis di berbagai bidang.
"Kunjungan ke Inggris bertujuan memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin lama. Kami akan membahas cara meningkatkan kerja sama ekonomi terutama di sektor perdagangan dan investasi" ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Selain bertemu dengan Perdana Menteri Sunak Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan para pimpinan perusahaan besar di Inggris. Pertemuan ini bertujuan menarik investasi Inggris ke Indonesia.
Beberapa sektor yang menjadi prioritas untuk ditawarkan kepada investor Inggris adalah energi terbarukan infrastruktur dan teknologi digital. Indonesia memiliki potensi besar di ketiga sektor ini dan membutuhkan investasi untuk mengembangkannya.
Salah satu agenda penting selama di Inggris adalah penandatanganan perjanjian kerja sama ekonomi. Indonesia dan Inggris berencana menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan perdagangan bilateral.
Nilai perdagangan antara Indonesia dan Inggris pada tahun 2025 mencapai 45 miliar dolar AS. Pemerintah menargetkan dapat meningkatkan nilai ini menjadi 60 miliar dolar AS pada tahun 2027.
"Kami menargetkan peningkatan perdagangan bilateral dengan Inggris. Ada beberapa produk Indonesia yang potensial untuk dipasarkan di Inggris seperti produk kelapa sawit tekstil dan furnitur" kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Selain itu kedua negara juga akan membahas kerja sama di sektor jasa keuangan. Inggris sebagai pusat keuangan dunia dapat membantu Indonesia mengembangkan sektor perbankan dan pasar modal.
Setelah dari Inggris Presiden Prabowo akan melanjutkan kunjungan ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos. Forum ini akan berlangsung dari 22 hingga 26 Januari 2026.
WEF Davos mengumpulkan pemimpin dunia pimpinan bisnis dan pakar global untuk membahas isu-isu ekonomi dunia. Tahun ini tema utamanya adalah "Rebuilding Trust" atau "Membangun Kembali Kepercayaan".
Presiden Prabowo akan menjadi salah satu pembicara utama dalam forum ini. Ia akan menyampaikan pandangan Indonesia tentang ekonomi global dan peran negara berkembang dalam pemulihan ekonomi dunia.
"Indonesia memiliki peran penting dalam ekonomi global. Presiden akan menyampaikan pandangan kami tentang bagaimana negara berkembang dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi global" kata Juru Bicara Presiden Harry Warganegara.
WEF Davos menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk melakukan diplomasi ekonomi. Presiden Prabowo akan bertemu dengan para CEO perusahaan global untuk mempromosikan investasi di Indonesia.
Indonesia menawarkan berbagai proyek investasi kepada investor global. Beberapa proyek prioritas adalah pengembangan energi hijau infrastruktur transportasi dan industri hilir.
"Kami membawa paket investasi senilai 30 miliar dolar AS ke WEF tahun ini. Ini adalah peluang bagi investor global untuk berinvestasi di Indonesia" kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
Selain itu Presiden Prabowo juga akan mempromosikan program hilirisasi sumber daya alam Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia dengan mengolahnya di dalam negeri.
Selama di Davos Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan pemimpin dunia. Pertemuan ini akan membahas isu-isu regional dan global.
Salah satu pertemuan penting adalah dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Mereka akan membahas kerja sama Indonesia-Uni Eropa terutama terkait perjanjian ekonomi komprehensif yang sedang dinegosiasikan.
Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Bank Dunia Ajay Banga. Pertemuan ini akan membahas kerja sama Indonesia dengan Bank Dunia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
"Kami akan melakukan beberapa pertemuan bilateral untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat. Ini penting untuk meningkatkan peran Indonesia di panggung internasional" kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Salah satu fokus diplomasi ekonomi Presiden Prabowo di WEF Davos adalah promosi ekonomi hijau Indonesia. Indonesia memiliki potensi besar dalam energi terbarukan dan siap menjadi pemain kunci di sektor ini.
Presiden Prabowo akan menyampaikan komitmen Indonesia dalam mencapai target net zero emission pada tahun 2060. Ia juga akan menawarkan peluang investasi di sektor energi terbarukan kepada investor global.
"Indonesia memiliki potensi energi terbarukan lebih dari 400 gigawatt. Ini adalah peluang besar bagi investor untuk berinvestasi di sektor energi hijau Indonesia" kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.
Beberapa proyek energi terbarukan yang akan ditawarkan adalah pembangkit listrik tenaga surya tenaga angin dan tenaga air. Indonesia juga menawarkan proyek pengembangan industri baterai kendaraan listrik.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris dan Swiss merupakan bagian dari upaya meningkatkan peran Indonesia di panggung global. Indonesia ingin menjadi pemain kunci dalam ekonomi dunia dan geopolitik global.
Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin regional. Indonesia juga merupakan anggota G20 dan memiliki peran penting dalam forum internasional.
"Indonesia ingin meningkatkan perannya di panggung global. Kami tidak hanya menjadi pasar tetapi juga menjadi pemain kunci dalam ekonomi dunia" ujar Presiden Prabowo sebelum keberangkatan.
Salah satu cara untuk meningkatkan peran Indonesia adalah melalui diplomasi proaktif. Presiden Prabowo secara aktif melakukan kunjungan kerja ke luar negeri untuk memperkuat hubungan bilateral dan multilateral.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Eropa bertujuan untuk mencapai target investasi dan peningkatan ekspor. Pemerintah menargetkan investasi asing senilai 150 miliar dolar AS pada tahun 2026.
Salah satu fokus investasi adalah sektor manufaktur. Indonesia ingin mengembangkan industri manufaktur yang berdaya saing global untuk meningkatkan ekspor produk industri.
"Kami ingin mengubah Indonesia dari negara konsumtif menjadi negara produksi. Kami akan mengembangkan industri manufaktur yang berdaya saing global" kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Selain itu pemerintah juga menargetkan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 10 persen pada tahun 2026. Beberapa produk unggulan Indonesia yang akan dipromosikan adalah produk otomotif elektronik dan produk halal.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris dan Swiss diharapkan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Indonesia. Hasil dari kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan ekspor Indonesia.
Ekonom memprediksi kunjungan ini dapat membawa investasi senilai 5-10 miliar dolar AS ke Indonesia. Investasi ini akan menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Kunjungan Presiden ke Eropa sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia. Ini akan berdampak positif pada perekonomian nasional" kata ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri.
Selain itu kunjungan ini juga diharapkan dapat membuka pasar baru bagi produk Indonesia. Pasar Eropa merupakan pasar potensial untuk produk ekspor Indonesia terutama produk halal dan ramah lingkungan.
Selama kunjungan ke Eropa Presiden Prabowo juga akan bertemu dengan pelaku usaha Indonesia yang telah berinvestasi di sana. Pertemuan ini bertujuan untuk mendukung dan mempermudah bisnis mereka.
Pemerintah berkomitmen untuk membantu pelaku usaha Indonesia yang ingin go global. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan untuk mempermudah ekspor dan investasi.
"Kami akan mendukung pelaku usaha Indonesia yang ingin go global. Kami akan mempermudah perizinan dan memberikan insentif bagi eksportir dan investor" kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Salah satu program yang akan diluncurkan adalah satu peta investasi untuk mempermudah investor mendapatkan informasi peluang investasi di Indonesia. Program ini akan mengintegrasikan data investasi dari berbagai kementerian dan lembaga.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris dan Swiss merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemitraan dan melakukan diplomasi ekonomi global. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan ekspor Indonesia.
Melalui kunjungan ini Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menjadi pemain kunci dalam ekonomi dunia. Indonesia siap berkontribusi dalam pemulihan ekonomi global dan pembangunan berkelanjutan.
Hasil dari kunjungan ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia dalam bentuk peningkatan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah akan terus melakukan diplomasi proaktif untuk mencapai target-target pembangunan nasional.

Harap berkomentar yang sopan dan sesuai topik, komentar berisi spam akan dimoderasi. Terima kasih